Happy Mother’s Day, Mom!

Diamond and me
Thanks, Diamond!

Minggu tengah malam sudah. Mataku masih saja tak kunjung mengantuk gegara kebanyakan nyeruput kopi susu yang sengaja dibekal dalam perjalananΒ Β driving back Sukabumi – Bandung tadi sore. Memang sih, badan rasanya lelah, tapi excitement yang masih menyala di dalam diri gegara asyiknya having camping di tanakita.com bersama sohib blogger Nchie Hanie dan Myra Chi Anastasyia, sungguh bikin mata dan hati menyala hingga sulit di ajak tidur deh. Ditambah pula, memang banyak Pe er yang kudu di selesein, maka, lanjut deh ketak ketik dan melototi si Macsy.

Intan, yang baru tiga hari ini balik dari dormitorynya [udah libur semester], ikutan duduk mendekat, tepat di samping kiriku. Ikutan pula menatap laptop seraya menyapa.

“Udah jam berapa ini, Mi? Umi ga ngantuk?”

“Hm, jam 12.01, nak. Nah, anak Umi kok belum tidur? Ga ngantuk?” Jawabku balas bertanya.

Bukannya menjawab, ealah, si anak gadis tercinta malah merapat dan memelukku seraya mencium kiri kanan pipiku.

“Mi, happy mother’s day, yaaa! Thanks for being my great Mom! Thanks for your love and care! Thanks for your great and superb support. You are the best mom in the world for me!”

Olala, aku terpana. Pelukan erat ini, serta merta membuat mata ini memanas, tetesan bening menitik, tenggorokan tercekat. Ilahi Rabbi, trimakasih. Lelah ini, resah ini, lara ini, luluh, runtuh. Trimakasih telah tetap menjaganya dan mendekatkannya padaku. Boleh saja terpisah jarak, namun hati kami masih terpaut. Alhamdulillah, ya, Allah. Trimakasih. πŸ™‚

Sepenggal catatan kecil, pada hari ibu

Al, Bandung, 22 Desember 2014

10 thoughts on “Happy Mother’s Day, Mom!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *