Fraxel di Klinik Kecantikan Terpercaya di Bandung

Alaika Abdullah

Malam ini, pengen nyantai dan lepas dari pikiran-pikiran berat tentang pekerjaan yang tak berkesudahan. Pengen menarikan jemari tanpa beban, hasilkan tulisan ringan nan lumayan, sambil selonjoran nikmati pemandangan. Halah!

Pengen nulis tentang suatu berkah, nih, Mantemans! Yup, berkah dari ngeblog, hayyah, kalimat ini kok sekarang sering banget berseliweran di dumay, ya? Hehe. Dan ini bukan kalimat ikut-ikutan atau pantang tak top lho, ya, tapi beneran deh, ini benar-benar berkah dari ngeblog! Bertambah jaringan/networking, bertambah teman dan sahabat, beroleh berkah pengetahuan baru, bahkan juga pekerjaan-pekerjaan baru yang tak terduga. Plus…. yang tak kalah pentingnya adalah, berkenalan dengan the man behind the screen dari sebuah klinik kecantikan terpercaya di Kota Bandung. Yes!

Tak dapat dipungkiri, usia dan kecantikan, pada umumnya adalah berbanding terbalik. Artinya, semakin bertambahnya usia, maka kecantikan yang kita miliki pun akan memudar. Formula umumnya adalah usia bertambah, maka kecantikan memudar. Sepakat? 😀 Kita boleh saja terlahir imut, tumbuh jadi remaja cute dan menjadi pribadi matang yang resik dan cantik. Tapi, akankah itu bertahan tanpa maintenance atau perawatan? NO. I believe that untuk tetap tampil sehat, cantik dan menarik itu butuh effort, telaten melakukan perawatan, baik perawatan mandiri di rumah atau pun harus ke klinik kecantikan, konsisten menjaga pola makan, olah raga dan menjalankan pola hidup sehat. Bener?

Dan usiaku? O ho! 😀 Sudah berada pada paduan angka 4 dan 5, euy! Empat puluh lima tahun bukan lagi usia yang menarik bagi seorang wanita kan? Hiks…, banyak batasan yang sudah berderet pada usia ini. Misalnya saja, mau ikut sebuah lomba tertentu, eh ternyata mereka mensyaratkan batasan usia yang tidak melebihi angka 35, misalnya; mau apply beasiswa S2, apalagi, kagak bisa cuy!; sudah mendekati menopouse; dan banyak lagi deh. 😀

Lalu, apakah kita harus putus asa karena itu? Oh Tidak! Ga boleh, donk. Hidup ini indah, jika kita mampu menyiasatinya dengan bijak kan, ya? Hanya saja, yang suka bikin ketar ketir tuh, kalo sedang berhadapan dengan cermin. Nah, tanpa sadar, wajah akan mendekat ke si cermin, untuk memeriksa adakah goresan semrawut alias keriput yang sudah bertengger di sana. Hehe. Yang ternyata…., Alhamdulillah, belum banyak! Masih bisa dihitung, itu pun jika aku sedang ga ada kerjaan, baru deh eikeh hitung. 😀 Etapi, walo pun belum banyak, tetap aja bikin was-was, gimana kalo nanti dia malah bertambah, ya? Bisa gawat ini. Sementara untuk melakukan perawatan di klinik kecantikan kan mihil, bo’. Kalo perawatan alami di rumah, mana sempat ih! Eikeh kan sebok! *Uhuk

Berkunjung ke Klinik DF

Menanti giliran di Klinik DF

Kembali ke berkah ngeblog, suatu hari, aku dan beberapa teman blogger, diundanglah ke Klinik DF. Sebuah klinik kesehatan dan kecantikan terpercaya di Kota Bandung, yang sudah pernah aku ulas secara lengkap pada postingan Proionic dari Klinik DF ini nih, Mantemans. Klinik Kecantikan Terpercaya di Kota Bandung ini memang menyediakan aneka pelayanan kesehatan dan kecantikan dengan menggusung konsep One Stop Service Aesthetics & Anti Aging Centre. Jadi di Klinik DF tuh, we can have the anti aging treatment, perawatan rambut dan alis, medical spa, baby spa, dental clinic, nutrition clinic dan clinic mind therapy, yang kesemuanya itu akan ditangani oleh para ahlinya.

Aku sendiri, tertarik banget untuk nyobain Anti aging treatmentnya itu, mengingat usiaku yang juga sudah saatnya untuk dapatkan layanan itu. Etapi, ternyata, sesuai namanya, DF yang adalah standfor Doctor First, maka, adalah sang dokter nanti yang akan menentukan, sebenarnya si pasien butuh treatment apa. Tentu saja setelah didiagnosa. Jadi ga sembarangan, datang dan minta, ‘Dok, saya mau proionic, donk!’ misalnya, terus kita bisa langsung mendapatkan treatment itu. Sang ahlinya nanti akan mendiagnosa, apa memang perawatan ini yang kita butuhkan, atau justru ada perawatan lainnya yang justru lebih dibutuhkan oleh tubuh kita. Sehingga akan jauh lebih efektif dan bermanfaat dan hemat biaya, kan?

Selain ingin dapatkan treatment anti aging [terutama proionic], ada satu perawatan lain yang menarik perhatianku, sebenarnya, nih, Mantemans. Yaitu perawatan rambut dan alis. Aku tuh punya paman yang rambutnya sudah berguguran bahkan menuju botak. *Piisss, Om! Dan si Om sudah berusaha mengobatinya ke sana kemari, beli obat ini dan itu tapi belum membuahkan hasil. Nah, ada baiknya juga nih disarankan untuk berkunjung ke klinik DF kalo doi udah balik ke Indo nanti. 🙂

Acne Scar Treatment

Kebun mawar DF Klinik
Siapa sangka jika dokter kece ini hoby berkebun mawar?

Ini adalah kali kedua aku berkunjung ke Klinik DF, dan sendirian. Karena teman-teman lain mengambil jadwal kunjungan pada hari kerja. Sementara eikeh? Belum punya cuti di Kedutaan, euy! So, jadilah aku berkunjung pada hari Sabtu. Bertemu dan dilayani langsung oleh the man behind the scene of DF Clinic. Dokter David Budi, yang ternyata masih muda dan cakep! Berkulit bersih dan senyumannya itu cute banget! 😀 Kalo dokternya gini, mah, siapa pun akan happy untuk didiagnosa dan di-treatment, atuh lah!

“Halo Mba Al, keluhannya apa nih? Pengennya treatment apa?” Sapanya ramah.

“Halo juga, dok. Hm, sebenarnya sih pengen Proionik lagi, dok, tapi saya mah pasrah ke Dokter David aja, soalnya dokter pasti lebih tau treatment apa yang lebih dibutuhkan oleh kulit wajah saya.” Bukan sok diplomatis, tapi memang pastinya, si dokter kece donk yang tau kebutuhan kulit wajahku setelah diagnosanya nanti. 🙂

Dan…, setelah diagnosa, yang paling dibutuhkan oleh wajahku bukanlan proionic, melainkan gimana ‘ngebenerin’ bekas-bekas jerawat yang ada di pipi kanan dan kiriku ini. Yes. Bener juga, dok! Hihi. Dan perawatan yang aku butuhkan adalah serangkaian perawatan yang akan dimulai dengan Fraxel.

Fraksel untuk ilangin Acne Scars.

Apa sih fraksel itu? Aku juga awalnya bingung. Tapi, apa pun itu, eikeh rela, Dok, asalkan kulit wajah bisa mulus balik seperti masa muda dahulu. Heheuy. Dan ternyata, Fraxel itu adalah prosedur laser revolusioner yang membantu proses peremajaan kulit, Umumnya dilakukan sebagai tindakan untuk meremajakan kulit, agar tampak lebih muda, halus dan segar serta membuat tekstur kulit menjadi lebih baik. Menghilangkan bintik-bintik coklat di permukaan kulit, mengurangi garis halus dan kerutan di sekitar mata, mengurangi bekas jerawat dan luka bedah serta mengurangi flek hitam yang dangkal. Wah, banyak juga manfaat dari Fraxel ini, ya, Mantemans?

Siapkah untuk tampil jelek beberapa hari?

Alaika Abdullah
Are you ready?

Waduh, ini pertanyaan dr. David yang sempat bikin daku terpekur. Aih, sejelek apa, dok?

Yaaa, jelek kusam dan gosong gitu deh. Dan aku pun melongo. Siapkah aku untuk tampil sebuluk itu? Etapi, dr. David langsung ngejelasin lagi bahwa ini paling juga seminggu. Hari pertama dan kedua setelah dilaser, wajahku akan memerah seperti terbakar. Ya iya lah, kan dibakar. Terus hari ketiga hingga ke 5, akan menghitam kusam. Kering. Dan harus rajin banget olesin nutrisi yang diberikan agar tetap lembab. Ah iya, hari pertama hingga ketiga, ga boleh kena air sama sekali. Uhuk! Terus shalat piye? Tayamum?

Singkat cerita, ini adalah tawaran yang akan rugi banget jika aku lewatkan dengan begitu saja. Siapa coba yang ga ingin wajahnya kinclong dan cantik? Maka, kupasrahkan diri untuk treatment ini dan berjanji untuk komit ‘bekerjasama’. Yup, komit untuk rela meninggalkan susu, yoghurt, keju (bye2 pizza, hiks….) demi menghindari si jerawat bertandang.

Fraksel/Laser Process

Tak perlu menanti lama, setelah dari ruangan dokter David, aku sudah ditunggu oleh si Mba Therapist/Nurse untuk dianestesi agar saat dilaser nanti, tidak terlalu sakit. Udah kebayang nih, wajahku pasti akan disuntik agar kebal [anastesi]. Etapi, ternyata tak seperti dugaan, Mantemans. Proses anastesi bukan melalui suntikan, melainkan cuma diolesin masker oleh si Teteh therapist ke wajahku, dan dalam waktu 30 – 60 menit, rasanya kulit wajahku serasa tebal, wajah membengkak tak berasa. Haha. Dan aku di minta untuk pindah ke ruangan khusus untuk laser.

obat dari DF Clinic
Obat Luar/Nutrisi kulit dari DF Clinic

Dr. David sudah menanti dengan ramah, sambil bertanya apa wajahku sudah merasa tak berasa apa-apa alias kebal dan siap untuk dilaser? And, Yes! Here we go! Si dokter kece pun beraksi dengan telaten. Wajahku seperti digigit beberapa semut kecil, etapi, bukan dink, tapi kayak kesetrum halus gitu deh. Ada perih menyentak, tapi tidak terlalu, sih! Proses ini tak berlangsung lama. Aku sudah diijinkan untuk pindah tempat tak lama setelah fraxel. Dr. David memberi petuah beberapa macam obat luar untuk dioleskan pada wajahku nanti. Pesannya yang bikin agak gimanaaa gitu, adalah bahwa selama tiga hari, wajah ini tak boleh dulu kena air, bo’. Terus untuk shalat gimana? No more option, paling tayamum lah. 🙂

wanita bercadar
Hindari matahari, Jadilah aku Putri Gurun Sahara

Dan selama seminggu ini, jelas, berbedak apalagi ber-make up adalah tabu! Maka, aku pun tampil apa adanya ke kantor. Tak tanggung-tanggung, aku dengan pede menjadikan bagian depan dari hijabku sebagai cadar pengganti masker demi menghindari sinar matahari sentuh wajahku. Bahkan kalo dipikir-pikir, sih, bercadar gini menguntungkan juga, bisa menutup wajah kusam tak berbedak yang bikin kita terlihat seperti orang yang sakit. 😀

Tampak lain dari biasanya, membuat orang-orang di kantor mengira bahwa aku sedang sakit. Bahkan salah satu diplomat di kantorku sempat dengan kuatir bertanya, ‘Al, you look un happy, are you ok? Are you well?’ Haha. Ya iyalah, tanpa bedak, plus gosong gini, orang-orang pasti mengira aku sedang kurang sehat. Hihi.

Sabar…. Ntar kalo udah kinclong lagi, mereka pasti akan berdecak kagum. Haha.

Dan benar saja, ga sampai hari ke tujuh, kulit wajahku sudah terlihat kinclong dan bercahaya, lho! Bahkan saat kontrol, Dr. David sudah memajukan aku pada treatment berikutnya, yaitu Iontho. Iontho adalah terapi ion untuk memasukkan serum Vitamin C ke dalam pori-pori kulit wajah dengan menggunakan alat High Vitaliont. Vitamin C akan dihantarkan ke dalam pori-pori kulit melalui aliran listrik berkekuatan rendah yang aman bagi pasien. Tujuan dari treatment ini adalah untuk kurangi flek pada wajah serta cerahkan kulit. Asyiiik. Pasti kulit wajahku akan tampak kinclong dan awet muda. Tak sabar aku menanti treatment selanjutnya dua minggu ke depan.

Jalan2 Seru di GeoPark Ciletuh
Jalan2 Seru di GeoPark Ciletuh

Etapi, sebuah undangan untuk traveling dan nikmati alam bebas di Ciletuh, bersama beberapa teman Blogger Bandung, membuat kulit wajah yang tadi sudah cerah dan awet muda, akhirnya malah mulai terlihat eksotis, bo’. Dan aku langsung dapat ‘kalimat cinta’ dari Kang Renzha, the Chief Operating Officer DF Clinic lewat Whatsapp. Aih, eikeh ketahuan. Haha. Baik Kang Renzha mau pun dokter David, bukannya marah sih, melainkan kuatir jika kulit wajahku jadi gosong akibat dari terkena sinar matahari di alam bebas itu sih. Apalagi wajahku baru di Fraxel. Aih, aku sampai terharu. 🙁 Dan bener saja, walo tak terlihat gosong akibat terpaan sinar mentari saat bertualang itu, aku kok malah jadi was-was jika kegiatan outdoorku itu menjadi penghambat kesuksesan treatment ini. Sayang kan, perawatan yang jika diuangkan akan bernilai 3 jutaan lebih itu [Fraxel dan nutrisi untuk kulit] malah tak berjalan sesuai rencana?

Saking kuatir akan kondisi kulit wajahku, Dr. David memintaku untuk kontrol esok harinya, namun sayang, hari kerja, aku terkendala untuk lari dari tugas. I have no leave yet at my office. Eikeh kan anak baru, Dok. Untungnya si dokter kece pengertian banget, dan memintaku untuk kontrol di hari Sabtu nanti.

Dan…? Bagaimana hasil pemeriksaan Sabtu nanti? Ntar aku share lagi di sini, ya, Mantemans! See you soon, babay!

Al, Margonda Residence, 3 Dec 2015

18 comments on “Fraxel di Klinik Kecantikan Terpercaya di Bandung

  1. wuiih, Mbak Al neh ya makin rajin ke salon. AKu juga mau di ajakin Mbak. Apalagi sudah lama banget neh gak ke salon,

  2. Kak Al, aku juga ada masalah scar, tanda mata jerewi masa remaja dulu. Tapi aku masih takutttt euy mau ambil treatment macam ini. Semoga setelah baca ini, aku jadi berani. Oya skrg aku masih mencoba treatment dg rosehip oil. Tfs

  3. wahh..kalo ga boleh kena air sampai tiga hari..n susah buat wudhu….,
    mending….ngelakuinnya pas dapet bulanan..aja..kali ya mba..

  4. Wah pantas wajah Adinda semakin bening dan kinclong nih
    Terima kasih reportsenya
    Salam hangat dari Surabaya

  5. Waaah, kayaknya aku perlu juga ngilangin bekas jerawat nih, Mbak. Efek sering berpanas-panasan, jadi berminyak terus jerawatan. Hiksss…

    ❀ Diary Khansa by Funy ❀ http://www.diarykhansa.com

  6. Tiap liat Mbak Al dengankain yang tutupin muka itu aku selalu pengen senyum-senyum aja, hehehe . Jadi pengen halan-halan seru ke Turki. Tapi kit harus bikin kulit sehat dulu ya, mbak. Biar treatment di DFnya tidak berantakan.

  7. aku lagi perawatan bebas jerawat mbaa… ya gak parah banget sih, mati satu tumbuh temannya.. hahahaa… tapi kudu dilawan dari sekaraaang.. kaan.. biar tambah sehat aja nih wajah 😀

  8. Mbak Alaika ga sekalian pake cadar beneran? #eh
    Soal perawatan wajah, saya sendiri malu karena hampir tidak pernah ke Salon, kecuali untuk potong rambut dan creambath… selebihnya, saya takut Mbak wajah saya rusak (seperti muka salah satu anggota keluarga) karena perawatan.. Hiks…
    Trauma mungkin saya…
    Tapi kalo disuruh coba ini, mau deh saya… di Surabaya ada gak ya?

  9. Hmmm berarti ini blog baru ya? Cemplungin ke blog listku ya.

  10. waah gak ingat lg kapan terakhir ke salon khusus utk merawat wajah, hiks.

  11. ini serius mama al udah 45 tahun????
    kinclong bener euy!!!!!! tambah cantikkk

  12. untuk menjadi semakin cantik memang butuh perjuangan, ya hihihi

  13. Wow .. jadi … gimana ya hasil treatment selanjutnya setelah berpanas2? *penasaran*

  14. Hmmm ini toh rahasia dibalik “cadar” ala mba Alaika kemarin2…
    Hmm jadi pinisirin kok gak dikasih liat photom afternya mba?? eh atau blom selesai treatmentnya?
    pasti makin kinclong…awas nyamuk kepeleset hahaha

  15. Cantik itu mahaaal…
    Hiks… 3 jt…

    Tapi sesuailah sama hasil. Kan mukanya jadi kinclong ya, mba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *