Steem On via SteemPress

SteemPress. Ada yang masih asing dengan yang satu ini?  Iya, SteemPress! Sebuah plugin yang dipasang di website/blog berplatform wordpress self-hosted (berbayar), yang berfungsi sebagai penghubung antara wordpress itu sendiri dengan steemit platform. Yes. Fungsinya yang kece badai ini lah yang membuatnya kini menjadi primadona.

Picture designed using Canva Application

Seperti yang aku jelaskan pada postingan sebelumnya di sini, kehadirannya di tengah maraknya semangat para steemians (pengguna akun steemit) untuk berkarya, sungguh membuat semangat itu kian menggebu. Aku sendiri, termasuk yang hepi banget menerima kehadirannya. Perkaranya adalah, steempress menjadi jembatan bagiku untuk tetap bisa update blog wordpress self hostedku, yang telah berjelaga, sembari tetap sumbangkan konten di steemit. Ya, itung-itung sekali melangkah, dua tiga pulau tersinggahi lah. 🙂

Bagi yang sedang sibuk di luaran, sehingga kudet akan popularitas SteemPress ini, tentu bertanya-tanya, emang kenapa sih, Al, kok para steemians jadi heboh bikin blog wordpress berbayar, untuk bisa pasang plugin SteemPress?

Jawabannya adalah, sebuah artikel yang tayang di halaman steemit, melalui bantuan SteemPress, akan punya peluang besar untuk dapatkan upvote dari @steempress-io. Dan kenapa upvote dari steempress-io ini diburu? Karena nilainya gede, loh! Kok bisa? Ya, karena steempress-io ini telah mendapatkan SP delegasi dalam jumlah yang gede banget! 1 jutaan steem power, bo’! Ajib banget kan?

Jadi pada rame deh yang pake wordpress sekarang. Per hari ini, saat bantu seorang teman upgrade blog wp gratisannya ke wp berbayar, jumlah download steempress telah mencapai angka 800-an loh!

Download SteemPress pun meningkat tajam.

Yup, fenomena itu, tentu menjadikan para steemians, juga para blogger yang blogging di blog perplatform wordpress pun menjadi girang. Bersemangat bikin akun steemit, karena menurut mereka, ini sesuatu yang awesome. Apalagi saat mereka mulai paham, bahwa konten yang kita simpan di steem blockchain ini akan abadi sepanjang masa. Tidak seperti blog lainnya, yang akan hilang jika domainnya tak kita perpanjang. Kebayang kan jika kita meninggal dunia, misalnya, lalu tak ada lagi yang memperpanjang domain dan sewa hosting kita, maka konten-konten berharga itu pun menjadi tak bisa diakses lagi. Sedih kan?

Well, balik lagi ke SteemPress yang kian diminati. Banyak steemians, yang dasarnya bukan dari dunia blogging, agak bingung dan gamang tentang bagaimana sih caranya agar bisa memiliki SteemPress ini? Rasanya kok pengen, gitu, loh!

Syarat-syarat agar bisa pasang SteemPress. 

Seperti yang teman-teman sudah dengar atau ketahui. Plugin SteemPress ini hanya diperuntukkan bagi blog berplatform wordpress yang selfhosted, alias sudah berbayar. Jadi ga bisa dipasang pada blog yang gratisan, tidak juga pada platform lainnya, termasuk blogspot. Jadi kalo memang pengen bisa install plugin ajaib ini, there is no more option selain beli domain dan sewa hosting untuk tempat bernaungnya si blog wordpress self-hosted.

Caranya, Al?

Gampang, kok! Bagi yang sudah punya blog WP gratisan, tinggal upgrade. Bisa dengan dua cara.

Yang pertama adalah upgrade langsung via wordpress.com, dan nebeng hosting di mereka, jadi ga perlu sewa-sewa hosting segala. Ini berarti kita cuma beli domain saja, yang bisa langsung melalui si wordpress.com-nya. Namun…, jangan lupa. Segala sesuatu yang gratis atau nebeng, tentu kita harus tau diri, donk.

WP berbayar tapi masih nebeng hosting di wordpress.com ini, membuat kita ga leluasa dalam bertindak. Ga bisa utak-atik atau custom blognya. Juga ga bisa untuk monetized seperti pasangin google adsense, misalnya.

Tapi, bagi kamu yang tujuannya hanya untuk nulis doank, ga pengen macam-macam, dan maunya manut datar saja pada aturan si wordpress.com selaku pemilik hosting, ya, cara pertama ini boleh dilakonin, deh!

Cara kedua, masih bagi pemilik wp gratisan, untuk upgradenya adalah dengan cara beli domain dan sewa hosting secara mandiri. Sekarang ini banyak sekali penyedia domain dan hosting di Indonesia dengan harga dan layanan yang bersaing. Bagus-bagus kok. Belinya juga bisa pake rupiah secara transfer bank. Jadi ga perlu kartu kredit atau paypal segala. Harganya juga udah terjangkau banget.

Domain sendiri, berkisar antara 120 – 130 ribu pertahun, sementara sewa hosting bisa secara bulanan. Yang bulanan ini malah ada yang cuma 18 ribuan sebulannya. Etapi, jika kita sewa hosting-nya untuk setahun, kebanyakan penyedia domain/hosting ngasih gratis loh untuk domainnya. Seru kan?

Sekarang ini banyak perusahaan penyedia domain dalam negeri yang sudah mumpuni. Kalo aku sendiri, sih, punya beberapa domain yang aku beli di qwords.com, serta hosting-nya juga sewa di sana. Baik untuk domain blog pribadi, mau pun untuk orderan bagi company profile para klien akuh. Oh iya, daku juga menyediakan layanan jasa pembuatan company profile dan utak atik web/blog, loh! Jadi kalo butuh bantuan, boleh hubungi saya, ya! *artikel ini mengandung iklan! Haha.

Terus, cara setting SteemPress itu gimana, Al?

Nah, ini! Setelah memiliki blog wordpress self-hosted, berarti kamu tinggal satu langkah lagu menuju kebebasan berkarya! Caranya mudah banget!

  1. Login ke akun wordpress kamu.
  2. Lalu pada bagian menu sebelah kiri itu, pilihlah Plugin.
  3. Setelah diklik Plugin, maka akan muncul pilihan “Installed Plugin”, “Add New”, “Editor”. Pilih “Add New.”
  4. Pada kolom “search”, ketikkan “SteemPress”, maka kamu akan dibawa pada dua jenis plugin steempress. Pilih yang pertama, “SteemPress” Oleh Martin Lees.
  5. Install plugin tersebut, dan begitu selesai install. Klik setting.
  6. Setelah klik “setting”, maka akan muncul pilihan untuk memasukkan nama akun steemit kita, jangan lupa gunakan tanda @ diikuti oleh username –> @username.
  7. Lalu isikan juga private posting key akun steemit kamu.
  8. Jangan lupa uncheck pada ‘self-upvote’ bagi yang tidak suka aksi vote untuk diri sendiri.
  9. Lalu pada bagian Reward, sila diatur-atur deh. Kalo aku sih, pilih yang default aja, yaitu 50% SBD dan Steem.
  10. Untuk Tag, kita bisa set sesuai keinginan kita, maksimum 5 tag as usual.
  11. Centang juga opsi “Tambahkan tautan asli ke artikel steem”, jika kita menginginkan artikel asli ini tercantum di halaman steemit kita.
  12. Klik Simpan semua perubahan, lalu setting pun selesai.
Picture designed using Canva Application

Cara Posting Artikel Melalui SteemPress.

  1. Login ke blog wp kamu, klik ‘Post’ dan pilihlah Add New.
  2. Sebuah kotak untuk menulis artikel terbuka, dan mulailah menulis apa yang ingin kamu tuliskan. Jangan kuatir, SteemPress memiliki kemampuan untuk mengkonversi script wp ke dalam script steemit, sehingga tampilan di sana tetap manis, kok.
  3. Selesai menulis, dan yakin sudah beres, tekan tombol publish deh.

Dan…? Dan tombol publish ini berkekuatan ganda, loh! Artikel kamu akan muncul di halaman wordpress juga di halaman steemit. Ga percaya? Cek aja, say!

Semoga artikel ini bisa memberikan pencerahan, ya!

Salam,

Al, Bandung, 11 June 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *