5 Cara Menarik Minat Kurator dan Steem Ambassador.

The ethic to get upvote

Halo semuanya, masih pada melek atau justru sudah terbang ke alam mimpi, nih?

Kalo aku sih, sedang bersiap untuk naik ke tempat tidur, etapi, kok rasanya sayang juga kalo belum ditutup dengan posting, ya! Hehe.

Anyway, bicara tentang steemit, tentu tak akan lepas dari harapan agar postingan yang kita lepas/bagikan ke halaman steemit kita mendapatkan pembaca yang merasa tercerahkan, bukan? Selain dari itu, tentunya, upvote atau jempol bertenaga kripto, tentu juga menjadi harapan yang langsung berubah menjadi senyuman dan binar di hati pertanda hepi. Betul?

Namun…, tak mudah mendapatkan upvote, itu, loh! Aku, awal-awal terjun ke negeri virtual yang satu ini, ngerasa banget kok gimana postingan terhempas layaknya sehelai daun kering. Begitu publish, share ke grup, lalu satu dua mampir untuk memberikan komentar, lalu satu dua memberikan tanda cinta (baca: upvote berkekuatan kripto), sayangnya, kekuatan kriptonya masih sangat lemah. Tapi, itu pun, sudah sangat mencerahkan hati.

Lalu, semakin ke sini, Alhamdulillah, jumlah yang memberikan upvote sudah lumayan, sehingga hati pun berseri. Namun…, tentu bukan itu yang utama sih. Eits, yakin, lo, Al? Yakin bahwa upvote bukan yang utama? Yakin donk.

Nah, bicara tentang upvote, pernah ga sih, kamu mengalami kejadian seperti ini. Tanpa ba bi bu, tanpa hujan mau pun angin, sebuah link tiba-tiba saja nongol di chat WA atau discord kamu, dijapri tanpa salam atau sapaan pengantar? Nah, menghadapi kejadian seperti ini, apa yang kamu rasakan? Langsung meluncur untuk memberi upvote pada link steemit yang dishare itu, atau sama sekali tak menggubrisnya?

Yup, pasti males banget kan? Langsung sebel rasanya, sih. Habis, ini orang ga ada etikanya. Masak ga ada basa-basi sama sekali, ujug-ujung ngantar link. Emang mau diapain itu link? Tau, sih, mau minta upvote kan? Tapi jangan ujug-ujung gitu, donk!

Nah, terkait dengan etika upvote (meminta upvote), ada baiknya kita coba untuk hindarkan 5 cara ini, deh, agar kurator, steem ambassador mau pun steemians friends kita, ga bosan dan ilfil. Apa aja cara yang dibenci itu? Yuk, cekidot, yuk!

5  Cara Menarik Minat Pemberi Upvote, Kurator dan Steem Ambassador.

  1. Rajinlah berkunjung ke postingan para kurator, baca dengan seksama, dan berkomentarlah yang relevan dengan topik postingan itu. Mungkin sekali dua, dia atau si target belum ngeh akan kita, belum ingin berkunjung, apalagi memberikan upvote, tapi yakin deh, dengan semakin sering berinteraksi, dan memberikan komentar-komentar yang santun dan positif, maka dia pun akan berkunjung balik, dan tentu akan memberikan upvote (jika kekuatannya sedang berjaya).
  2. Rajin posting konten-konten positif. Iya, donk. Orang kan males berkomentar apalagi ngevote postingan kita, yang isinya hanya sharing tak jelas, negatif and buang-buang waktu. Jadi, create a positive content.
  3. Rajin share link artikelmu di grup-grup WA, discord, maupun grup lainnya di mana kamu bergabung. Etapi, jangan pula terlalu sering, misal dalam 5 menit sekali, kamu justru sedang ngebranding diri sebagai spammer itu mah!
  4. Usahakan untuk membalas komentar-komentar yang masuk, sehingga pembaca yang berkomentar itu merasa diapresiasi.
  5. Ini yang paling penting, nih, JANGANLAH minta upvote secara terang-terangan. Apalagi dengan orang-orang yang kamu tidak begitu kenal. Jangan ujug-ujung share link di WA atau messenger lainnya, minta upvote. Paling tragis lagi adalah, kamu hanya share link doank, tanpa salam apalagi ba bi bu. Hayyah, nasibmu pasti akan tragis. Kamu akan dianggap angin lalu. Coba deh tanya hatimu, jika kamu yang mengalami seperti itu, apakah kamu akan dengan senang hati meluncur ke link yang dijapri itu, lalu memberikan upvote 100%? Tentu tidak! Haha.

Nah, mudah-mudahan tulisan ringan pengantar tidur ini, bisa mencerahkan, ya! Selamat tidur dan semoga mimpi indah! Jangan ujug-ujung share link, ya. Tapi mulailah dengan sapaan yang santun.

Salam.

Al, Bandung, 6 July 2018

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *