#Ulog [02] – Pentingnya Personal Branding

Halo, sobats maya! Ketemu lagi sama aku, nih. Belum pada tidur kan? Seperti biasa, jelang tengah malam, aku pengen mendongeng┬ángajakin ngobrol nih. Ya… itung-itung pengantar tidur lah, ya! ­čśÇ

Btw, malam ini kita ngobrol tentang personal branding, yuk! Hayo, pada familiar kan dengan paduan dua kata ini?

Eits, kok ada yang menggeleng? Belum ngeh gimana itu personal branding? Tenang, kita cerita-cerita tentang dia malam ini, yuk!

What is personal branding?

Picture belongs to Alaika Abdullah (myself).

Nah! Dua kata yang kian hari kian mengemuka ini, sebenarnya tak lain dan tak bukan adalah brand/merek diri. Maksudnya apa?  Maksudnya adalah, personal branding ini, adalah citra diri, image bagaimana kita dikenali oleh orang lain.

Dia terbentuk dari sikap dan prilaku kita sendiri. Makanya, kita harus membangun personal branding kita sesuai dengan yang kita harapkan, jangan dibiarkan terbentuk dengan begitu saja, sehingga malah tercipta kesan yang negatif.

Misalnya nih, kita adalah seorang dokter dan berniat untuk dikenal sebagai seorang dokter yang baik, atau kita adalah seorang parenting consultant yang handal, maka kita harus mencerminkan citra itu di dalam keseharian kita, donk. Ga lucu kan jika kita ingin dikenal sebagai seorang dokter, tapi justru kita begitu aktif bikin tutorial hijab, misalnya, ketimbang bikin video tentang kesehatan.

Boleh, sih, tapi porsi antar hobi dan pekerjaan diatur sedemikian rupa, sehingga citranya terbentuk dengan jelas. Sehingga kita dikenal sebagai seorang dokter yang mumpuni tapi juga jago dan senang berbagi tutorial hijab.

Atau kita ingin dikenal sebagai konsultan parenting, tapi yang kita twit-kan di twitter, di FB, atau di IG serta blog kita adalah tentang bagaimana membudidayakan jamur, misalnya. Kebayang, ya? Haha.

Mengapa personal branding menjadi penting?

Image belongs to myself, edited using Canva Apps.

Oh, jelas, donk! Dengan merujuk pada dua permisalan di atas, udah dapat gambaran donk kenapa personal branding itu penting?

Utamanya bagi pegiat dunia online, personal branding itu memang penting banget! Karena orang-orang tidak melihat kita secara langsung. Orang hanya mengenal kita dari apa yang kita ‘taburkan’ di dunia maya. Di FB, twitter, instagram dan blog, atau pun media lainnya.

Personal branding ini penting banget, terutama dalam membangun kredibilitas agar kita dikenal, diakui serta dipercaya oleh klien maupun calon klien.

Iya, donk, mana ada agency yang mau memberikan kita job menulis di blog tentang produknya, misalnya produk makanan sehat untuk bayi, jika yang kita posting dalam keseharian kita, baik di blog, di sosmed, adalah tentang rokok yang paling sedap rasanya. Ini misalnya, loh, ya!

See, terlihat jelas ya, kenapa personal branding itu menjadi sangat penting!

Personal branding adalah senjata utama dalam membentuk pendapat/pandangan orang tentang diri kita. Merupakan sebuah aktivitas, behaviour dan semua hal yang berkenaan dengan diri sendiri, yang mencerminkan siapa diri kita.

Jadi, mari, kita ciptakan citra yang baik bagi diri, agar klien atau pun calon klien percaya pada kita, pada kemampuan kita, sehingga kita akan kebanjiran job sesuai dengan yang kita harapkan.

Tak hanya untuk klien atau calon klien sih, citra diri yang baik, personal branding yang kece, tentu akan sangat membantu kita pribadi dalam memperoleh kepercayaan orang-orang terdekat, teman dan kerabat, atasan dan kolega, serta sekitar kita.

Jadi, kalian ingin personal branding kalian sebagai apa, nih? Sudahkah mulai membentuk dan menerapkannya?

Oya, pada postingan selanjutnya, ingatkan aku untuk obrolin tentang ‘How to build a good and consistent personal branding, ya!’┬áSee you in the next post, dears!

Al, Bandung, 13 Juli 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *