daun kering
blogging,  motivation

Daun Kering – Tentang Ketidakabadian

Hari ini, buka-buka galeri IG dan gambar ini seakan menohok hati. Aku ingat benar kapan saat mengabadikannya beberapa tahun lalu. Suatu masa di mana aku memang sedang suka banget mengabadikan daun-daun kering yang tergeletak di jalanan, melalui smartphone. Salah satunya ya ini.

 

Mungkin di mata sebagian orang, ini hanya daun kering biasa. Just a dried leaf! Namun, entah kenapa, aku menangkap nuansa pilu di dalam penampakannya. Ah, entahlah, mungkin aku saja yang lebay dan terlalu sensitif, atau jangan-jangan baperan? Apalagi, kala itu, situasi dan momen kehidupanku memang sedang tersudut secara finansial, lagi bangkrut akibat ratusan lot saham yang aku pegang anjlok. Miris dan menghempas! Entahlah. Bisa jadi kan hal itu mempengaruhi rasa hati yang langsung melo kala menatap daun kering yang terhampar tak berdaya itu?

Lalu bait-bait puisi tentang daun kering pun tercipta. Salah satunya seperti ini.

Hari ini, dalam suasana hati yang bahagia, kutemukan gambar ini, dan? Lagi-lagi aku menemukan kesedihan di sana. Ah, daun kering, engkau selalu mengingatkan aku akan ketidakabadian. Mengajarkan aku untuk selalu menyadari, bahwa semua yang kita miliki hanyalah pinjaman. Bahkan anggota tubuh, panca indera atau apa pun yang ada di tubuh kita saja, hanyalah pinjaman semata.Lalu, apa yang harus aku sombongkan?

Mata bukan punya kita, telinga juga bukan punya kita. Mulut bukan punya kita, bahkan paru-paru untuk bernapas pun hanyalah pinjaman. Lalu apa yang kita sombongkan? Bahkan pada sehelai daun pun, zat hijau daun dan kesegarannya pun hanya sementara. Ah, tiada yang abadi.

 

Ah, terkadang, menatap helaian daun kering, memberiku banyak sekali pembelajaran tentang hidup dan ketidakabadian.Thanks, daun kering. I learn a lot from you! Kalo kalian, suka sedih ga sih, jika lihat daun kering yang tergeletak lunglai tak berdaya?

Al, Bandung, 20 September 2018

38 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *