Grand New Veloz, Bikin Ibu ga Jadi Move On


Grand New Veloz, Bikin Ibu ga Jadi Move On

Pindah Rumah
Gambar Pinjem dari Sini

Memang sudah bukan rahasia umum lagi sih, jika Ayah dan Ibu akan segera hijrah ke Bandung. Terpilihnya kota sejuk ini sebagai pelabuhan terakhir tempat menghabiskan masa tua bagi keduanya, jelas bukan karena mereka telah jenuh atau tak suka lagi akan tanah kelahiran, lho, ya! Melainkan karena keluasan hati untuk mengalah demi anak-anak yang kini berpenghidupan di tanah Jawa, yang oleh karena jauhnya jarak, mahalnya biaya, dan sulitnya mencari waktu, akhirnya menjadi sering terkendala untuk mudik dan mengunjungi keduanya. Continue reading “Grand New Veloz, Bikin Ibu ga Jadi Move On” »

Sebuah Lorong di Stasiun UI

Jalan Masuk ke Lorong Stasiun UI1

Hidup ini memang seperti nano-nano. Eits, masak sih belum kenal permen nano-nano? Yang rasanya asin asem manis ituh, lho! Etapi, masih kurang sih, nano2 kan ga ada rasa pahitnya, ya? Sementara di dalam kehidupan, tak hanya ada manis, asin dan asam, tapi pahit pun tak ketinggalan nimbrung menambah warna dan rasa.

Lalu, apa hubungannya dengan Lorong di Stasiun UI itu, Al? Ada hal unik atau istimewakah? Continue reading “Sebuah Lorong di Stasiun UI” »

Quick captured

Ga terasa, waktu memang seperti berlari! Baru kemarin having weekend di Bandung, eh hari ini udah Jumat ajah! Dan udah sore ajah! Huft. Happy sih, karena bakalan ada dua hari libur yang jelas bikin happy. Siapa coba yang ga senang sambut weekend? 😀

Dan, saking happy-nya nih, aku pengen manfaatin waktu tunggu kereta [biasalah, pergi dan pulang kerja dengan komuter dan busway], dengan blogging. Yup, udah lama juga ga ngeblog via hape. Dulu, waktu masih pake si Oryx [My Onyx Berry], rasanya hampir setiap ada kesempatan, pasti jemariku akan berlari ke keypadnya Oryx dan ketak ketik hasilkan postingan, eh sekarang, sejak pindah ke touch screen di my smart andro, kok kebiasaan cantik itu malah menjauh. Bukan apa-apa sih, sering typo gegara touch screen-nya itu yang terkadang bikin bete dan mengubah good mood into bad mood. Continue reading “Quick captured” »

Kopi Panggang Coffee Shop

Mandah ke Jakarta, tadinya sempat membuatku kuatir. Lho, apa yang dikuatirkan, Al? Hm…, ya, kuatir akan kehilangan quality time bersama teman-teman Blogger Bandung yang selama ini sering sharing dan ngumpul bareng. Etapi, sesuai niat awal, bahwa aku akan sering menyempatkan diri ‘mudik’ ke Bandung, bahkan pada prakteknya, hampir setiap wiken, aku memang tancap gas ke Bandung, membuat niat itu jadi terlaksana, dan kesempatan untuk berkumpul dengan teman-teman tersayang pun tetap berlangsung dengan baik.  Continue reading “Kopi Panggang Coffee Shop” »

Lelah

gelantungan
Lelah bergelantungan

Yup, aku mulai lelah. Jika kemarin2 aku begitu antusias menyambut hari, memulai langkah pertama hingga seribu langkah setiap harinya, dari rumah ke kantor dan sebaliknya, maka, kini, hari ini, aku mulai lelah dan jenuh dengan ritme kehidupan yang seperti ini. Mengeluh? Boleh atuh aku mengeluh. Masak menulis di blog harus yang bermuatan motivasi melulu? Boleh juga donk curhat…, hehe.  Continue reading “Lelah” »

Tampil Feminine by Jemma Queen Dress

Al-Jemma QueenTampil Feminine by Jemma Queen Dress Ha? Alaika pakai dress alias gaun? Emang betah? 😀 Mungkin itu lah komentar yang akan muncul jika aku bicara soal tampil feminine. Iya sih, tampil feminine, anggun menawan bukanlah kebiasaanku. Itu juga yang sering memicu pertengkaran perbedaan pendapat dengan ibunda tersayang sejak aku kanak-kanak dahulu. Paling ga betah kalo sudah dipakaikan gaun atau pun rok. Bahkan semakin beranjak usia, semakin getol aku berpakaian kasual nan jauh dari kesan feminine. Ditambah pula dengan bergabung di fakultas teknik, maka sempurnalah kebiasaanku berpakaian kasual nan gagah perkasa. Etapi, gagah-eleykhaaan cantik gitu lho, yaaa! Teteup! 😀

Continue reading “Tampil Feminine by Jemma Queen Dress” »

Antara Kau, Aku dan Mereka

Aha! Naga-naganya ini judul akan menghasilkan postingan curahan hati seorang Alaika Abdullah deh! Benarkah? 😀 Hm…, udah lama juga sih aku ga sempat curhat-curhatan di blog, baik di blog yang ini mau pun di My Virtual Corner yang keceh itu. Bukannya sok sibuk sih, tapi apa mau dikata, rutinitas harian sebagai konsekuensi dari pilihanku untuk terjun kembali ke dunia kerja, setelah vakum dan enjoying my freelance work and working at home woman, kini membuatku jadi jarang bisa bersentuhan dan bercengkrama ria seperti dulu dengan buku digital tercinta ini.  Continue reading “Antara Kau, Aku dan Mereka” »

And I was Shocked!

kala iman tak lagi di dada
What a crazy training!

Ini adalah kisah fresh from the oven. Emangnya baking kue? 😀 Bermula dari telephone Musa dari Saudi Arabia dan berlanjut ke chatting online via skype. Musa, adalah teman online yang sudah kukenal sekitaran sepuluh tahunan. Asli Mesir [Egyptian] dan bekerja di Saudi Arabia. Berkedudukan lumayan tinggi di kantornya, dan menurutku [dari chitchat selama ini], termasuk educated person dan sopan. Belum pernah ketemu secara tatap muka di darat sih, tapi kalo via cam, sudah beberapa kali, bahkan sering. Ber-cam ria, adalah salah satu cara yang kupakai untuk membuktikan bahwa lawan bicaraku bukanlah seorang scammer. Sering aku meminta lawan bicara untuk melambaikan tangan sambil menyebut namaku, atau memintanya mengambil sesuatu di atas meja dia, dan menunjukkannya di cam. Ya sekedar untuk membuktikan bahwa itu adalah live cam, bukan rekaman. Continue reading “And I was Shocked!” »

Hidup adalah Pilihan

Pasti kita udah sering banget lah ya, mendengar istilah di atas. Hidup adalah Pilihan. Bagi sebagian besar masyarakat, pasti akan menjawab ‘Yes, indeed.’ Yup, bener banget, hidup adalah pilihan. Namun bagi sebagian masyarakat lainnya, ada juga yang membantah keras pernyataan di atas. Dan mengapa tulisan ini tayang di rumah ‘Life Style’ ini? 😀

Tak lain dan tak bukan, karena pemilik blog ini *tunjuk diri sendiri*  baru saja terlibat ‘debat cantik’ dengan teman-teman di salah satu grup yang diikutinya, yang heboh berbincang dan berdebat tentang quote di atas. Hidup adalah Pilihan versus Hidup Bukanlah Pilihan. Continue reading “Hidup adalah Pilihan” »